Pola Patron-Klien Pedagang Pasar Tradisional dalam Peningkatan Kesejahteraan

Fatwa Nurul Hakim
DOI: https://doi.org/10.31105/mipks.v40i1.2285

Abstract

Keberadaan pasar tradisional sebagai wahana aktivitas ekonomi mikro di masyarakat juga sebagai ruang publik dimana aktivitas sosial terbentuk di pasar. Aktivitas sosial yang dimaksud adalah pembeli dan pedagang tawar menawar untuk mendapatkan kesepakatan harga, interaksi sosial yang melibatkan antara juragan dengan pekerja. Pola hubungan yang dibangun di pasar tradisional inilah yang menarik untuk dikaji, salah satunya hubungan patron-klien di pasar tradisional. Hubungan patron-klien terbentuk kerjasama antar pedagang yang sangat berguna bagi kelangsungan usaha di pasar tradisional. Penelitian pola patron-klien pedagang pasar tradisional dalam peningkatan kesejahteraan ini dilakukan di Pasar Windujenar Surakarta. Informan terdiri atas pedagang, pengelola enam orang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah pola patron klien di pasar tradisional tercermin dari rekruitmen tenaga kerja, pembayaran upah, pembagian kerja, hubungan dengan mitra kerja, dan antara juragan dengan pekerja juga ada hubungan timbal balik berupa gotong royong apabila ada keperluan keluarga atau hajatan. Disarankan pada Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Perkotaan Kementerian Sosial RI pola patron-klien selalu terjadi di setiap usaha, apabila pola patron klien ini di kembangkan di model pelayanan kesejahteraan sosial, maka dapat meminimalkan kesenjangan sosial antara juragan (pemilik modal) dengan pekerja (buruh). 

Keywords

peran; patron-klien; pasar tradisional

Full Text:

PDF

References

Achmad Mustafa, Ali. 2008. Transformasi Sosial Masyarakat Marginal. Malang: In-Trans.

Clifford Geertz. 1989. Penjaja Dan Raja. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Ely Kristanti. 2011. Hubungan Kerja Patron Klien Juru Parkir. Surakarta: Skripsi FISIP.

Ema Radhika Agustina. 2005. Pola Hubungan Kerja Keluarga Dalam Industri Kerajinan Rumah Tangga Makanan Ringan Di Desa Ngijo, Kecamatan Tasik Madu, Kabupaten Karanganyar Surakarta: Skripsi Sarjana Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNS.

Halili Toha dan Hari Pramono. 1991. Hubungan Kerja Antara Majikan dan Buruh. Jakarta: Rineka Cipta.

HB. Sutopo. 2002. Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press.

Hendropuspito. 1989. Sosiologi Sistemik. Yogyakarta: Kanisius.

James C Scott. 1993. Perlawanan Kaum Tani. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Koentjaraningrat. 1993. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.

Magaret M Poloma, 1987. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Rajawali

Miles Mathew B, dan A. Michael Huberman. 2000. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI-Press.

Nana Rukmana, Van der Hoff, Robert. Steinberg. Florina. 1993. Manajemen Pembangunan Prasarana Perkotaan. Jakarta: LP3ES.

Ratna Devi. 2008. Ikatan Solidaritas, Pemberdayaan dan Ketahanan Usaha Kelompok Etnis Pedagang Pedagang Tekstil Pasar Klewer. Surakarta: Lindu Pustaka.

Sunyoto Usman. 2005. Ruang Malioboro. Yogyakarta: UGM.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.