Tinjauan Literasi Finansial dan Digital Pada Tingkat Ketahanan Keluarga Pekerja Migran Indonesia

Bayu Adi Laksono, Supriyono Supriyono, Sri Wahyuni

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi finansial dan literasi digital terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berupa analisis regresi linier berganda dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa tingkat literasi finansial maupun digital mayoritas masuk pada kategori sedang, sedangkan tingkat ketahanan keluarga masuk pada ketegori sangat tinggi. Uji hipotesis menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara literasi finansial terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia. Sedangkan literasi digital memiliki pengaruh yang positif namun tidak signifikan terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran. Kemudian pengaruh keduanya memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia. Besaran kontribusi literasi finansial dan digital terhadap tingkat ketahanan keluarga pekerja migran Indonesia sebesar 26,6% sedangkan sisanya sebesar 73,4% merupakan kontribusi variabel lain. Implikasi dari penelitian ini bagi keluarga pekerja migran adalah hendaknya dapat memiliki kesadaran dengan secara mandiri mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan literasi finansial dan digitalnya yang dapat berguna untuk meningkatkan ketahanan keluarganya.

Keywords

Financial;Digital;Literacy;Family Resilience

Full Text:

PDF

References

Anshor, M. A., & Najib, A. M. (2015). Perceraian Di Kalangan Buruh Migran Di Banjarsari Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap. Al-Ahwal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 8(2), 203–214.

Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128. https://doi.org/10.1016/S1057-0810(99)80006-7

Chinen, K., & Endo, H. (2012). Effects of attitude and background on personal financial ability: A student survey in the United States. International Journal of Management, 29(1), 33.

Dariyo, A. (2004). Memahami psikologi perceraian dalam kehidupan keluarga. Jurnal Psikologi, 2(2), 94–100.

Dewi, S. K. C., Rakhmad, W. N., Naryoso, A., & Herieningsih, S. W. (2014). Pemeliharaan komunikasi antar pribadi tkw untuk harmonisasi keluarga. Interaksi, 9(1). Diambil dari ejournal3.undip.ac.id

Dibyantoro, B., & Alie, M. M. (2014). Pola Penggunaan Remitan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Serta Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Daerah Asal. Jurnal Teknik PWK, 3(2), 319–332.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, & Badan Pusat Statistik. (2016). Pembangunan Ketahanan Keluarga 2016. Jakarta: CV. Lintas Khatulistiwa.

Limilia, P., & Pratamawaty, B. B. (2018). Pelatihan Literasi Media Digital sebagai Penanggulangan Dampak Negatif Internet pada Ketahanan Keluarga. Jurnal Abdi MOESTOPO, 01(01), 6.

Mandell, L., & Klein, L. S. (2009). The Impact of Financial Literacy Education on Subsequent Financial Behavior, 20(1), 10.

Masten, A. S. (2018). Resilience theory and research on children and families: Past, present, and promise. Journal of Family Theory & Review, 10(1), 12–31.

Masyarakat Telematika Indonesia. (2017). Hasil Survey MASTEL Tentang Wabah Hoax Nasional. Jakarta: Masyarakat Telematika Indonesia. Diambil dari www.mastel.id

Miladiyanto, S. (2016). Pengaruh Profesi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Terhadap Tingginya Perceraian Di Kabupaten Malang. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 1(1), 51–66.

Nakamura, H., & Noeh, H. Z. A. (1990). Perceraian orang Jawa: studi tentang pemutusan perkawinan di kalangan orang Islam Jawa. Gadjah Mada University Press.

Rini, I. R. S. (2008). Dukungan Keluarga Sebagai Upaya Menjaga Keberlangsungan Perkawinan Jarak Jauh. Jurnal Psikologi Proyeksi, 3(1), 19–35. http://dx.doi.org/10.30659/p.3.1

Su’aeb, M. (2014, April 20). JPNN. Diambil 9 Oktober 2018, dari https://www.jpnn.com/news/melongok-desa-tki-payaman-solokuro-lamongan

Sudarto, L., & Wirawan, H. E. (2001). Penghayatan Makna Hidup Perempuan Bercerai. Jurnal llmiah Psikologi Arkhe, 2(2), 41–57.

Suhartini, D., & Ardhian Renanta, J. (2012). Pengelolaan keuangan keluarga pedagang etnis cina. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 7(2), 70–81.

Sukarno, B. (2017). Komunikasi Interpersonal Keluarga Sebagai Mediasi Perlindungan Perempuan Dan Anak Dari Kekerasan. Research Fair Unisri 2017, 1(1), 13.

Sunarti, E., & Khomsan, A. (2006). Kesejahteraan keluarga petani, mengapa sulit diwujudkan. Institut Pertanian Bogor (IPB). Bogor.

Wafirotin, K. Z. (2016). Dampak Migrasi Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga TKI Di Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 8(1), 15. https://doi.org/10.24269/ekuilibrium.v8i1.36

Walker, S. P., & Llewellyn, S. (2000). Accounting at home: some interdisciplinary perspectives. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 13(4), 425–449.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.