Praktik Adopsi Anak dan Peran Pekerja Sosial dalam Proses Adopsi Anak di Daerah Istimewa Yogyakarta

Rofah Rofah

Abstract

Di Indonesia adopsi anak sudah diatur berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2002 dan peraturan di bawahnya seperti Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak (PP Adopsi) serta Peraturan Menteri Sosial Nomor 110 Tahun 2009, Calon Orang Tua Asuh (COTA) harus mengikuti proses dan prosedur adopsi sebagaimana peraturan tersebut. dalam kenyataannya banyak kasus adopsi yang menyalahi aturan yang ada. Dengan menggunakan penelitian kualitatif, tulisan ini mencoba mendeskripsikan dan mengeksplorasi praktik adopsi di Kota Yogyakarta dan peran pekerja sosial dalam praktik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa isu yang muncul seperti dualisme hukum antara pengadilan negeri dan pengadilan agama, permasalahan administratif dan perbedaan agama antara COTA dengan anak. Penelitian juga menunjukkan bahwa pekerja sosial memainkan peran administratif, advokat dan mediator. Pemerintah daerah sebaiknya membuat peraturan daerah yang menentukan di mana proses adopsi disidangkan agar tidak terjadi dualisme hukum, sedangkan pekerja sosial perlu lebih teliti dan aktif dalam pendampingan proses adopsi.

Keywords

child adoption; social worker; sakti peksos; Yogyakarta

Full Text:

PDF

References

Abdoeh, N. M. (2015). Hibah Harta Pada Anak Angkat (Telaah Sosio Filosofis Terhadap Bagian Maksimal Sepertiga) (Master Thesis). UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Bakarbessy, L., & Anugerah, D. P. (2018). Implementation Of The Best Interests Of The Child Principles In Intercountry Adoption In Indonesia. Yuridika Yuridika, 33(1), 73.

Barron, J. F. (1922). The Law of Adoption. 22(332–342).

Cantwell, N. (n.d.). The Best Interest of the Child in Intercountry Adoption. Florence: UNICEF Office of Research.

Hayati, F. N. (2008). Hak Asuh (Hadanah) Anak Angkat Akibat Perceraian Orang Tua Angkat Dalam Perspektif Hukum Islam. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Huard, L. A. (n.d.). The law of adoption: Ancient and modern. Husna, A. N. (2008). Status Kewarisan Anak Angkat Menurut Hukum Islam Dan Hukum Perdata Di Indonesia. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Indrayati, I. D. (2007). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Adopsi Anak Di Yogyakarta (Studi Di Dinas Sosial Propinsi Diy. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Iqbal, M. (2015). Status Dan Kedudukan Anak Angkat Yang Menjadi Anak Kandung Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Kutipan Akta Kelahiran Di Dusun Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta). UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Makhrus, M. A. (2009). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fungsi Dan Peran Saksi Dalam Pembuktian Perkara Pengangkatan Anak Di PA Yogyakarta (Studi Putusan Nomor: 03/Pdt.P/ 2007/Pa.Yk). UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Matuankotta, J. K. (2011). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Angkat dalam Memperoleh Kejelasan Status Hukum Melalui Pencatatan Pengangkatan Anak” (Suatu Tinjauan Dari Perspektif Hak Asasi Manusia). Jurnal Sasi, 17(3), 70.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2009). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks, Calif.: Sage.

Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Priyanto, S. (2012). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pengangkatan Anak (Studi Atas Penetapan PA Bantul No. 067.Pdt.P.2010.Pa. Btl). UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Rahmadani, E. S. (2007). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Hak Waris Anak Angkat (Studi Kasus Putusan Pn. Wates No. 4/Pdt G/1994). UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Robinson, S. (2017). Child Welfare Social Workers and Open Adoption Myths. Adoption Quarterly, 20(2), 167–180. https://doi.org/10.1080/10926755.20 17.1289489

Sutopo, H. B. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press.

Utami, E. S. (2014). Pengangkatan Anak Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Anak (Studi Kasus Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta). UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Waton, A. H. (2003). Adopsi Anak Menurut Hukum Islam Dan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.