Victim of Sameblood Sexual Violence toward Children

Soetji Andari

Abstract

Incest is one type of sexual disorders, the sameblood relationship for example brother and sister, father and daughter, mother and son, or uncle and nephew. Socially, sexual intercourses happen due to the rooms in the house that
did not allow parents, children, or brothers and sisters living separately as socially functioning. The research was done through qualitative-descriptive method to determine people’s knowledge about sexual violence. It found that victims and perpetrators relations in Batam can be concluded that the forms of violences moslyt related to sexual violence. The act of sexual abusse manifested in sexual harassment, rape, and exploitation. Perpetrators are related by the biologically same blood, as father or stepfather, uncle, and grandfather. The violences mostly took place in the most privat space, homes
mostly in the slums, and isolated areas.

Keywords

victim violence; incest; woman and children

Full Text:

PDF

References

Adicahya, Akmal, J. (2014). Persepsi Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap UU PKDRT No 23 Tahun 2004. De Jure/ : Jurnal Hukum Dan Syar’iah, 6(2), 148–156.

Abda’la. (2015). Dinamika Beragama. Kompas, Kamis,

Juli 2015.

Abdul Wahid dan Muhammad Irfan. (2011). Perlindungan Terhadap Korban Kekerasan Seksual (cetakan kedua). Bandung: Refika Aditama

Achi Sudiarti Luhulima. (2000). Pemahaman Bentukbentuk

Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Alternatif Pemecahannya. Bandung: Alumni.

Arif Gosita. (1985). Masalah Perlindungan Anak. Jakarta:

Akademika Pressindo

Bhasin, Kamla. (1996). Penggugat Patriarkhi. Yogyakarta:

Bentang terjemahan Kalynamitra

Brison. Jan dan Don Miller. (1998). Surviving sexual violence, a philosophical perspective”. In Stanley G. French, Wanda Teays and Laura M. Purdy (eds), Violence Against Women: Philosophical Perpectives. Ithaca: Cornell University Press

Collier. (1995). Combating Sexual Harassment in the Workplace. Buckingham: Open University Press

Davit setyawan (2014). Hubungan Sedarah terhadap Anak: Banyak Terjadi, Sedikit Terungkap, KPAI 23 Januari 2014.

Dwi Hapsari Retnaningrum, (2009). Hubungan Sedarah

sebagai Bentuk Manifestasi Kekerasan terhadap Perempuan, Jurnal Dinamika Hukum Vol. 9 No. 1 Januari 2009.

E Kristi Poerwandari.(2000). Kekerasan terhadap Perempuan:

Tinjauan Psikologi Feministik Convention Wacth. Jakarta: UI

Erikson E.H. (1967). Identity and The Live Cycle, Selected

Papers, Psychological Issues. Monographs,Vol I ,No.1, New York: International Universities Press.

Edwards, Holden, dan Felitti (2003). Child Abuse and It’s Relationship to Conduct Disorder Psychological Abuse (http://priory.com) diakses pada tanggal 03 Februari 2015

Hadiati, M. (2006). Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dalam Perspektif Hukum Pidana. Perspektif, 6(2), 82–91.

Hassan Abdul Hakeem. (2002). Manusia dalam Ensiklopedi

Tematis Spiritualitas Islam. Bandung: Mizan

Hess, Beth B. and Myra Max Ferre (eds). (1991). Analyzing Gender: a Handbook of Social Science Research. Calfornia: Sage Publications.

Huraerah, Abu. (2006). Kekerasan Pada Anak. Bandung:

Penerbit Nuansa.

J.R. Raco. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakter dan Keunggulan, Jakarta: Grafindo.

Kartini Kartono. (1989). Psikologi Abnormal dan Abnormalitas

Seksual. Jakarta: Mandar Maju

Kazan, Patricia. (1998). Sexual assault and the Problem of Consent”, in Stanley G. French, Wanda Teays and Laura M. Purdy (eds), Violence Against Women: Philosophical Perspectives. Ithaca: Cornell University Press.

Kollman, Nathalie. (1998). Kekerasan terhadap Perempuan.

Jakarta: YLKI dan Ford Foundation

Luke, (1974) dalam Susi Eja Yuarsi, 2002. Tembok Tradisi

dan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan. Yogyakarta:

Pusat Studi Kependudukan dan kebijakan UGM dan Ford Foundation.

M.m Nilam W. (2009). Psikologi Populer: Relasi Orang Tua dan Anak. Jakarta: Gramedia.

Mas’udi, Masdar F. (1997). Perempuan dalam Wacana Keislaman. Dalam Perempuan dan Pemberdayaan: Kumpulan Karangan untuk Menghormati Ulang Tahun ke-70 Ibu Saparinah Sadli. Jakarta: Kerjasama Program Studi Kajian Wanita Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia, Harian Kompas dan Penerbit Obor

Moleong, J Lexy. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya

Nurjaya, I. N. (2011). Memahami Kedudukan Dan Kapasitas

Hukum Adat Dalam Politik Pembangunan Hukum Nasional. Perspektif, 16(4), 236–243.

Poloma, Margaret M. (1979). Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Radjawali Press

Rumagit, S. K. (2013). Kekerasan dan Diskriminasi Antar Umat Beragama di Indonesia. Lex Administratum, 1(2), 56–65.

Rumagit, S. K. (2013). Kekerasan dan Diskriminasi Antar

Umat Beragama di Indonesia. Lex Administratum, 1(2), 56–65.

Santoso.( 2002). Solusi Cerdas Menghadapi Kasus Keluarga,

Jakarta: Raih Asa Sukses

Sawitri Supardi Sadarjoen. (2005). Bunga Rampai Kasus Gangguan Psikoseksual. Bandung: Refika Aditama

Schuler, Margaret (ed). (1992). Freedom from Violence: Women’s Strategies from Around the World. New York: UNIFEM

Sofian, Ahmad, et al. (2002). Menggagas Tempat yang Aman bagi Perempuan, Yogyakarta: Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM bekerja sama dengan Ford Foundation

Somantri, G. R. (2005). Memahami metode kualitatif. Makara, Sosial Humaniora, 9(2), 57–65. Retrieved from http://journal.ui.ac.id/index.php/humanities/ article/view/122/118

Sudarman Danim. (2002). Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta, 90. http://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Supraktik. (1995). Mengenai Perilaku Abnormal. Jakarta:

Nanisius

Taganing, N. M. (2008). Hubungan Pola Asuh Otoriter dengan Perilaku Agresif Pada Remaja. Journal of Chemical Information and Modeling, 53, 1–11. http://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Tri Wuryaningsih,(2006), Topik Penelitian Berbasis Isu Gender dan Kesejahteraan Perlindungan Anak: Makalah pada Pelatihan Metode Penelitian Berspektif Gender untuk Dosen dan Mahasiswa pada tanggal 28-29 Juli 2006 di Puslitwan Unsoed, Purwokerto: Puslitwan

WHO. (2016). WHO| Child Maltreatment. Retrieved from https://www.mendeley.com/library/#

Zohra Andi Baso. dkk. (2002). Menghadang Langkah Perempuan. Yogyakarta: PSK dan Kebijakan UGM dan Ford Foundation

Refbacks

  • There are currently no refbacks.