Collective Social Actions of Fisherman’s Wife on Anticipating Disaster Technology

Napsiah Napsiah

Abstract

This research reveals the collective social action done by fishermen’s wife to response the existence of Tanjung Adikarto Fishing Port which will launched soon in Karangwuni district, Kulon Progo Regfency. The method used in this research to study the social phenomenon was qualitative. The purposeful sampling was used to determine some informants which were interviewed. Observation was done as to gather secondary data to complement the primary data from informants. The research result showed that the collective social action of the fisherman’s wife was to set up the group to accommodate their aspiration and to increase their bargaining position in the society on economic, social, culture and local politic aspects. The social marginalisation by industrialisation of the fishing port can be eliminated due to their bargaining position more stronger.

Keywords

Collective Social Action; Fisherman’s Wife Group; Industrialisation

Full Text:

PDF

References

Bhatt, E. (1989). The Grind of Work. Amedabad Self Employed Womens’s Assosiation. India: Amedabad.

Boserup, E. (1970). Womens Role in Economic Development. London: Allen and Unwin.

Choe, C.S. (2004). Key Factors to Successful Comunity Development: The Korean experience. Discussion Peper No.39. Institute of Developing Economies.

Coleman, J. S. (1994). A Rational Choice Perspective on Economic Sociology. Hal. 166-180. Dalam: Smelser, Neil J and Richard Swedberg (ed). The Handbook of Economic Sociology.

Collier. dalam Harijani (2001). Etos Kerja Perempuan Desa. Yogyakarta: MedPrint Offset.

Dankelman, J dan Davitson, J. (1988). Women and Environment in The Thrid World Alliance for The Future. London :Earthscan Publication.

Dewulf, A; M, Crps; R, Bouwen; and M, Zhingri. (2005). How Indegenous Farmer and Univertiy Engineer Create Actinable Knowdlege for Sustainable Irrigation. London: Sage Publicationan.

Fakih, M., (1996). Analisis Gender dan Transformasi Sosial . Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Farida, A. (2012). Gerakan Sosial Perempuan. Surabaya: Desertasi, Airlangga

Grootaert, C. (2001). Does Social Capital help to Poor? A Synthesof Findings from the Local Level Institutions Studies in Bolivia, Burkina Faso and Indonesia. The Word Bank: Social Development Familiy Environmentally

and Socially Sustainable Development Network. Local Institutions working Paper No. 10.

Hafidz, W. (1993). Gerakan Perempuan Dulu, Sekarang dan Sumbangannya pada Transformasi Sosial, dalam Fauzie Ridjal, Lusi Margiani, Agus Fahri Husein (editor). Dinamika Gerakan Perempuan di Indonesia.

Yogyakarta: Tiara Wacana.

Harijani, (1993). Etos Kerja Perempuan Desa. Realisasi Kemandirian dan Produktivitas Ekonomi. Yogyakarta: Philosopy Press.

Imam, A. (1993). Perempuan dalam Kebudayaan. dalam Fauzie Ridjal, Lusi Margiani, Agus Fahri Husein (editor). Dinamika Gerakan Perempuan di Indonesia. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Korten C.D. (1984). People Centered Development. David and Klauss (edited) USA: Kumarian Press.

Kusujiarti, S. (1997). “Antara Ideologi dan Transkrip Tersembunyi: Dinamika Hubungan Gender dalam Masyarakat Jawa” dalam Irwan Abdullah (editor).

Sangkan Paran Gender. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maser, C.ON. (1987). Human Settelements and Housing. London: Tavistock.

Miles, M.B and A.M. Huberman. (1984). “ Data Management and Analysis Method” dalam Denzin and Lincoln (edited). Hand Book of Qualitative Research. London: Sage Publications.

Patton, M.Q. (2009). Metode Evaluasi Kualitatif. Diterjemahkan oleh Budi Puspo Priyadi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Shiva, V. (1997). Bebas dari Pembangunan: Perempuan, Ekologi dan Perjuangan Hidup di India. Penerjemah Hira Jhamtani. Jakarta: Yayasan Obor.

Soetjipto, A. W. (2005). Politik Perempuan Bukan Gerhana. Jakarta: Buku Kompas.

Subhilhar. (2008). Etika Pembangunan: Kajian Alternatif dalam Studi Pembangunan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar tetap dalam bidang Ilmu Studi Pembangunan pada FISIP USU. Medan.

Subrahmanyeswari, B.; K. V. Reddy; and B.S. Rao. (2007). Entrepreneurial behavior of rural women farmers in dairying: a multidimensional analysis. Livestock Research for Rural Development.

Syarif, H. (1997). Pemberdayaan Sumber daya Wanita melalui Pengembangan Agribisnis di Pedesaan. Bogor: Peragi.

Syarif, H., (1997). Pemberdayaan Sumber Daya Wanita melalui Pengembangan Agribisnis di Pedesaan. Bogor: Persagi.

Tjandraningsih, I. (1997). Buruh Perempuan Menguak Mitos, dalam Irwan Abdullah (editor). Sangkan Paran Gender. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Endnotes

Subhilhar, Etika Pembangunan: Kajian Alternatif dalam Studi Pembangunan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar tetap dalam bidang Ilmu Studi Pembangunan pada FISIP USU. Medan, 2008.

Sampai penelitian ini dilakukukan, pelabuhan ikan tersebut masih dalam proses penyempurnaan, sehingga pelabuhan ikan tersebut belum beroperasi.

Semula direncana akan beroperasi di tahun 2013, namun ada kendala teknis sehingga mega proyek ini diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2014.

Untuk dicalonkan sebagai kepala desa, ini belum terbukti, karena sampai penelitian ini selesai dilakukan ibu Sukatmi belum mendaftar sebagai calon kapala desa, namun ada keinginan dari anggota paguyuban untuk

mengajukannya.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.