KESEJAHTERAAN KOMUNITAS DI DESA ADAUT, KECAMATAN SELARU, PROVINSI MALUKU

  • Suyanto Suyanto Puslitbangkesos, Kementerian Sosial RI Jl. Dewi Sartika No. 200 Cawang Jakarta Timur
  • Bambang Pudjianto Puslitbangkesos, Kementerian Sosial RI Jl. Dewi Sartika No. 200 Cawang Jakarta Timur

Abstract

Adaut village in

West Southeast Maluku district as a location for research is one of the underdeveloped
areas. The purpose of this study is to identify and map out the problems, the needs of the Community and
the resources and potential of the research sites. Targets include research Community residents, Community
leaders, Government Agencies and Social Institutions. Observations made of the potential sources of social
welfare and on-site research and activities of daily life that made citizens. Poverty is a major problem and
cause a variety of other social welfare issues in the village Adaut. The causes of poverty are low levels
of education, healt, limited employment and conditions of isolation. To break the chain of poverty in the
long -term perspective, the investment in health and education and transportation are very important for
achieving social welfare.

Keywords:disadvantaged areas, poverty, and potential.

Desa Adaut di Kabupaten Maluku Tenggara Barat sebagai lokasi penelitian merupakan salah satu daerah
tertinggal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi  dan  memetakan  permasalahan, kebutuhan
masyarakat dan sumber serta potensi yang ada di lokasi penelitian. Sasaran penelitian meliputi warga
masyarakat, tokoh masyarakat, Instansi Pemerintah dan Lembaga-Lembaga Sosial. Observasi dilakukan
terhadap potensi dan sumber kesejahteraan sosial di lokasi penelitian dan aktivitas kehidupan seharihari yang dilakukan warga masyarakat. Kemiskinan merupakan permasalahan utama dan menyebabkan
berbagai permasalahan kesejahteraan sosial lain di Desa Adaut. Penyebab kemiskinan adalah rendahnya
tingkat pendidikan, kesehatan, terbatasnya pekerjaan dan kondisi keterisolasian. Untuk memutus rantai
kemiskinan tersebut pada perspektif jangka panjang maka investasi pada bidang kesehatan dan pendidikan
serta transportasi menjadi sangat penting untuk mencapai kesejahteraan sosial masyarakat.


Kata Kunci:daerah tertinggal, kemiskinan, potensi