BOLSA FAMILIA: PROGRAM TRANSFER TUNAI BERSYARAT UNTUK PENGURANGAN KEMISKINAN DI BRAZIL

Mu’man Nuryana
DOI: https://doi.org/10.33007/inf.v19i1.27
Abstract views: 171

Abstract

It has been ten years Bolsa Familiais the key that helped Brazil to cut absolute poverty by half from 9,7% to 4,3% of the population. And even more impressive and different from other countries, income inequality decreased significantly where the Gini coefficient becomes 0 527, a 15% decrease. BF now reaching 14 million households or 50 million people, or about one-quarter of the population of Brazil, and is widely seen as a global success story, a point of reference for social policy across the globe.Hovever, building a progressive social policies that can lift the roots of poverty and promoting the distribution of welfare
remains a challenge for policy-makers. The New Model of Social Policy in Brazil, which relied on 'targeting and social safety net', needs to be seen as a vehicle for the reconciliation of growth with equity, offering an alternative to a more progressive, traditional, institutionalised welfare service delivery mechanisms. Despite
some promising initial evidence of conditional cash transfer schemes in Brazil, however, it remains to be seen how well the construction this safety net such as BF can continue to support the ambitious expectations in the case of Brazil. The important of successful BF concept is laid on how it can be applied to provide underprivileged sectors in the society with continuous access to basic social services and employment opportunities that may increase the chance of a better life for them.

Keywords:programe, poverty.

Telah sepuluh tahun Bolsa Familia (BF) menjadi kunci yang menolong Brazil memangkas angka kemiskinan
absolut menjadi setengahnya, dari 9,7% menjadi 4,3% dari populasi, yang lebih mengesankan lagi dan
berbeda dengan negara-negara lain, ketimpangan pendapatan menurun signifikan di mana koefisien Gini
menjadi 0,527 suatu penurunan 15%. BF sekarang menjangkau hampir 14 juta rumah tangga atau 50 juta
orang atau sekitar ¼ dari populasi Brazil, dan secara luas dilihat sebagai sebuah cerita sukses global, sebuah
titik referensi bagi kebijakan sosial di seluruh dunia. Membangun kebijakan sosial progresif yang dapat
mengangkat akar kemiskinan dan mempromosikan distribusi kesejahteraan masih menjadi tantangan bagi
para pembuat kebijakan. Model baru Kebijakan Sosial di Brazil, yang mengandalkan ‘targeting and social
safety net’, perlu dilihat sebagai wahana rekonsiliasi bagi growth with equity, menawarkan alternatif yang
lebih progresif, tradisional, mekanisme yang terlembagakan yang menyediakan pelayanan kesejahteraan.
Meskipun beberapa bukti awal telah cukup menjanjikan dari skema bantuan tunai bersyarat di Brasil,
bagaimanapun, masih harus dilihat seberapa baik konstruksi jaring pengaman konstruksi seperti BF itu
dapat terus mendukung harapan ambisius dalam kasus Brasil. Sangat penting bahwa keberhasilan konsep
BF dapat diterapkan bagi sektor yang kurang beruntung dalam masyarakat dengan akses berkelanjutan
terhadap pelayanan sosial dasar dan kesempatan kerja yang dapat meningkatkan kesempatan hidup yang
lebih baik bagi mereka.
Kata kunci: program, kemiskinan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.