UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL REMAJA PUTUS SEKOLAH MELALUI PANTI SOSIAL BINA REMAJA BAMBUAPUS

Ruaida Murni

Abstract

Anak remaja merupakan aset negara tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan. Putus sekolah salah satu kendala dalam memenuhi kualitas anak remaja dalam berpran aktif dalam menentuan kemajuan Bangsa. Hal ini membutuhkan perhatian dari berbagai pihak, yakni dari keluarga, masyarakat dan pemerintah. Kemajuan Bangasa ditentukan oleh kualitas anak dan remaja, sementara kualitas anak dan remaja dipengaruhi oleh seberapa besar perhatian keluarga, masyarakat dan pemerintah untuk ikut berperan serta dalam memenuhi kebutuhan tumbuh anak secara wajar. Kajian ini menggambarkan upaya meningkatkan kesejahteraan remaja putus sekolah terlantar melalui Panti Sosial Bina Remaja Bambuapus. Direktorat Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Anak melalui Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) salah satunya di PSBR Bambu Apus (PSBRBA) melakukan pelayanan ssial dan rehabilitasi terhadap remaja putus sekolah terlantar. Intervensi dilakukan terdiri dari program pokok yaitu bimbingan sosial, keterampilan dan spiritual. Program penunjang dan ekstra  kurikuler. Dari pelayanan dan rehabilitasi sosial yang dilakukan PSBRBA, maka hasil akhir pada tahun 2017 sudah mendapatkan pekerjaan 41,8 %, menunggu panggilan kerja 26,4 % dan belum diterima bekerja 31,8 %. Walaupun sebagian kecil belum bekerja, setidaknya sudah memiliki modal dari bimbingan yang dilakukan, yaitu sosial, mental dan keterampilan serta peralatan kerja sesuai dengan jenis keterampilan yang didapat di panti.

 Kata kunciRemaja Putus sekolah, kesejahteraan sosial, Panti sosial Bina Remaja.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.