PROPORSI KEMISKINAN DI KABUPATEN BOGOR

Titin Suhartini, Kusman Sadik, Indahwati Indahwati
DOI: https://doi.org/10.33007/inf.v1i2.144
Abstract views: 99 | views : 160

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah
Indonesia. Aspek penting untuk mendukung strategi penanggulangan kemiskinan adalah ketersediaan
data dan informasi yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menduga proporsi status kemiskinan rumah
tangga pada tingkat kecamatan di Kabupaten Bogor dan mengidentifikasi sumber/jenis pekerjaan rumah
tangga. Metode yang disusun berdasarkan pendugaan langsung dengan asumsi metode sampel acak
sederhana untuk memperoleh penduga proporsi dan berdasarkan tabulasi silang untuk mengetahui latar
belakang jenis pekerjaan yang berdampak pada kemiskinan. Penelitian ini menggunakan data sekunder
berupa Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dengan variabel terpilih. Badan Pusat Statistik memiliki
program pengumpulan data melalui sensus dan survei. Survei tersebut menggunakan metode rancangan
penarikan sampel yang kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga miskin di Kabupaten
Proporsi Kemiskinan di Kabupaten Bogor, Titin Suhartini, Kusman Sadik, dan Indahwati 161
Bogor sebesar 6,84%. 31,08% rumah tangga miskin berasal dari jenis pekerjaan pertanian tanaman pangan.
Hanya 24 kecamatan yang dapat dilakukan pendugaan proporsi status kemiskinan rumah tangga.Pendugaan
proporsi rumah tangga miskin terbesar berada di kecamatan Nanggung yaitu sebesar 45%. Untuk mengatasi
keterbatasan pendugaan yang dilakukan terhadap 16 kecamatan lainnya dapat menggunakan alternatif
metode pendugaan area kecil.
Kata Kunci: pendugaan, proporsi, rumah tangga.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.