SIKAP SOSIAL MASYARAKAT DI KOTA PONTIANAK TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk mengetahui sikap sosial masyarakat terhadap KDRT, berdasar aspek kognitif, afektif dan konatif sebagai bentuk reaksi terhadap kekerasan fisik, psikologis, seksual dan ekonomi dalam rumah tangga, juga reaksi terhadap pelaku dan korban serta faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Kajian dilakukan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Selatan, dengan subjek penelitian masyarakat dipilih dari pegawai-karyawan pemerintah dan swasta, tokoh masyarakat dan agama serta aktivis LSM yang peduli pada masalah KDRT, sejumlah 30 orang, dengan tambahan beberapa korban KDRT. Dari analisis deskriptif kualitatif dapat disimpulkan bahwa masyarakat telah mengetahui KDRT sebagaimana tertuang dalam UU tentang Penghapusan KDRT. Meskipun demikian, pengetahuan tentang adanya peraturan tersebut belum diikuti sikap sosial berupa keberanian untuk melakukan tindakan tindakan nyata guna mencegah terjadinya KDRT. Hal tersebut karena masih ada perbedaan pemahaman dan sikap sosial dalam menyikapi KDRT. Direkomendasikan kepada Kementerian Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Keluarga dan Kelembagaan Sosial dan instansi terkait seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian, Kementerian Kesehatan, LSM, serta media massa untuk melakukan upaya-upaya terpadu dalam rangka mendorong kesamaan pemahaman dan sikap sehingga permasalahan KDRT dapat ditekan. Keterlibatan semua pihak secara terpadu dalam rangka mendorong agar masyarakat memiliki kesamaan pemahaman dan sikap sosial terhadap KDRT, guna mencegah dan menekan terjadinya KDRT. Kata kunci: Sikap sosial, masyarakat, rumah tangga, kekerasan domestik, kekerasan dalam rumah tangga.
https://doi.org/10.33007/ska.v2i3.786
PDF

Policy for Journals that offer open acces

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
  •