IMPLEMENTASI MODEL PEMBERDAYAAN LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK PASCA-KONFLIK SOSIAL DI KOTA AMBON

Abstract

Anak merupakan harapan atau dambaan bagi setiap orang dalam keluarga, namun dalam kenyataanya, keberadaan anak di lokasi daerah konflik sosial hak- hak anak banyak yang terabaikan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian mengenai Implementasi Model Pemberdayaan Lembaga Perlindungan Anak Pasca-Konflik Sosial di Kota Ambon melalui pembentukan atau pemanfaatan forum perlindungan anak “Lawamena Kota Ambon†sebagai wadah jejaring kerjasama dalam pelayanan kesejahteraan anak. Hasil penelitian disimpulkan bahwa model pemberdayaan Lembaga Perlindungan Anak di Kota Ambon cukup aplikabel meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat serta berbagai instansi yang kompeten dalam menegakkan hak-hak anak. Meskipun demikian, karena secara kelembagaan Forum Lawamena ini belum didukung oleh peraturan daerah yang dapat memberikan legalitas keberadaannya, membuat kegiatannya kurang berjalan lancar. Direkomendasikan perlu meningkatkan kerjasama antara Forum LPA (Lembaga Perlindungan Anak) ‘Lawamena’ sebagai lembaga yang memiliki visi dan misi memberikan perlindungan dengan Pemerintah Daerah setempat serta menjalin kemitraan dengan berbagai pihak sehingga diharapkan LPA memiliki keberdayaan dalam memberikan perlindungan terhadap anak di Kota Ambon. Kata kunci: Model pemberdayaan kelembagaan perlindungan anak, anak pasca-konflik, lembaga perlindungan anak.
https://doi.org/10.33007/ska.v2i3.784
PDF

Policy for Journals that offer open acces

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
  •