FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESISTENSI PSIKOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN MATA PENCAHARIAN DI KALANGAN PENDULANG INTAN TRADISIONAL DI CEMPAKA, BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi resistensi psikologis terhadap perubahan mata pencahariaan di kalangan pendulang intan di Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Subjek penelitian ini berjumlah 31 orang dengan rentang usia antara 18-50 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari skala kepercayaan diri, persepsi, dan skala resistensi psikologis. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap resistensi psikologis (μ=2,9). Sedangkan persepsi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya resistensi psikologis pendulang intan pada perubahan mata pencaharian mereka (μ= 59,6). Jadi, penelitian ini menyimpulkan bahwapersepsi adalah variabel paling signifikan yang mempengaruhi resistensi psikologis terhadap perubahan mata pencahariaan di kalangan pendulang intan tradisional. Kata kunci: Resistensi psikologis, kepercayaan diri, persepsi.
https://doi.org/10.33007/ska.v2i3.781
PDF

Policy for Journals that offer open acces

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
  •