Literasi Dan Peran Aktor Pemberdaya Dalam Proses Pemberdayaan Lingkungan Sosial Berbasis Komunitas (Studi Pada Komunitas Kampung Wolulas, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang)

Abstract

Peran aktor pemberdaya sangat siginifikan dalam proses pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk literasi aktor pemberdaya tentang lingkungan sosial dalam proses pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas kampung Wolulas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ditentukan secara purposive, yakni actor pemberdaya yang meliputi: pengurus PKK, tokoh masyarakat, Ketua RW, dan pengurus Karang Taruna di lingkungan RW 18. Teknik pengumpupan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan perspektif Miles dan Huberman, yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Berdasarkan data hasil penelitian, maka dapat disimpulkan gambaran literasi lingkungan sosial pada actor dalam proses pemberdayaan masyarakat di kampung Wolulas sebagai berikut: (1) Lingkungan sosial sebagai modal sosial; (2) Lingkungan harus dikelola dengan baik untuk kemanfaatan warga; (3) Lingkungan terdiri dari lingkungan fisik dan sosial; dan (4) Lingkungan Kampung Wolulas memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Kampung Wisata dan Edukasi .  Peran aktor dalam proses pemberdayaan masyarakat meliputi sebagai: (1) Inisiator, (2) Motivator, (3) Koordinator, (4) Planner, (5) Fasilitator, dan (6) Komunikator.
https://doi.org/10.33007/ska.v11i1.2390
PDF

References

Amalia, A.D.; & Syawie, M. (2015). Pembangunan Kemandirian Desa Melalui Konsep Pemberdayaan: Suatu Kajian dalam Perspektif Sosiologi. Sosio Informa Vol. 1, No. 02, Mei - Agustus, Tahun 2015. Pp 175-188.

Babbie, E. (2008). The Basics of Social Research. Belmont, USA: Thomson Wadsworth.

Denzin, N.K.; & Lincoln, Y.S. (2009). Handbook of Qualitative Research (terj.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ghozali, D. A. (2015). KADER DESA: Penggerak Prakarsa Masyarakat Desa. Jakarta: KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA.

Gumperz, J. C. (ed.). (2006). The Social Construction of Literacy. Cambridge: Cambridge University Press.

Harmoko. (2018). Kecamatan Turen Dalam Angkan 2018. Malang: BPS Kabupaten Malang.

Jayaputra, A. (ed.). (2015). Evaluasi Kebijakan Pemberdayaan Sosial bagi Peserta Program Keluarga Harapan melalui Kelompok Usaha Bersama. Jakarta: Pusltbangkesos Kemensos RI.

Kalof, L.; Dan, A.; & Dietz, T. (2008). Essentials of Social Research. Berkshire: Open University Press.

Kirst-Ashman, K.; & Hull, G.H. (2006). Generalist Practice With Organizations and Communities. Belmont, USA: Thomson Higher Education.

Marvasti, A.B. (2004). Qualitative Research in Sociology: An Introduction. London: SAGE Publications.

Melani, S. (2016). Literasi informasi dalam praktek sosial. Jurnal Iqra’ Volume 10 No.02, Oktober 2016 (pp. 67-82).

Meilinda, H.; Prayitno, B.A.; & Karyanto, P. (2017). Student's Environmental Literacy Profile of Adiwiyata Green School in Surakarta, Indonesia. Journal of Education and Learning. Vol. 11 (3) pp. 299-306.

Neuman, W. L. (2007). Basics of Social Research: Qualitative and Quantitative Appoaches. Boston: Pearson Education, Inc.

Purba, J. (2002). Pengelolaan Lingkungan Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Sabarisman, M. (2017). Identifikasi dan Pemberdayaan Masyarakat Miskin Pesisir. Sosio Informa Vol. 3, No. 03, September - Desember, Tahun 2017. pp 216-235.

Salim, A. (peny.). (2001). Teori dan Paradigma Penelitan Sosial: Pemikiran Norman K. Denzin & Egon Guba, dan penerapannya. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sarwono, S.W. (1995). Psikologi Lingkungan. Jakarta: Gramedia.

Soekanto, S. (1986). Sosiologi : Suatu Pengantar. Jakarta : Rajawali Press.

Soleh, C. (2014). Dialektika Pembangunan dengan Pemberdayaan. Bandung: FOKUSMEDIA.

Sukmana, O. (2003). Dasar-Dasar Psikologi Lingkungan. Malang: Bayu Media.

Suradi. 2019. Karang Taruna, Agen Perubahan dan Pengembangan Masyarakat di Pandeglang. Jurnal SOSIO KONSEPSIA Vol. 8, No. 03, Mei - Agustus, Tahun 2019.

Theresia, Aprillia, dkk. 2014. Pembangunan Berbasis Masyarakat: Acuan bagi Praktisi, Akedemisi, dan Pemerhati Pengembangan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2022 Oman Sukmana