Peran Pendamping Lembaga Kesejahteran Sosial Lanjut Usia dalam Melindungi Lansia dari Wabah Covid

Abstract

Abstrak: Pendamping Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi dan mencegah lansia terpapar virus corona. Peran tersebut adalah seperti sebagai pembimbing, pemberi semangat, fasilitator, mediator, dan peran penjangkauan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pendamping LKS-LU dalam memberikan perlindungan dan pencegahan kepada lansia dari wabah virus covid 19. Kajian deskriptif kuantitatif ini dilaksanakan dengan mengambil sampel pendamping LKS LU dari delapan Provinsi (Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat) yang merupakan wilayah jangkauan kerja Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LRSLU Minaula Kendari). Jumlah responden terlibat sebanyak 175, yang diminta untuk menjawab daftar pertanyaan yang dikirim melalui googledoc. Data kemudian ditabulasi dan dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa peran yang dimainkan oleh pendamping cukup signifikan dalam melindungi lansia dari virus corona. Lansia perlu dijangkau agar mendapatkan informasi dan edukasi tentang virus covid dengan pendekatan yang lebih mudah dipahami. Pendamping telah hadir memenuhi kebutuhan tersebut, dengan berperan sebagai pembimbing. Pendamping melakukan kegiatan pemberian edukasi kepada lansia dan keluarganya, serta upaya preventif lainnya guna melindung lansia dari paparan corona melalui kegiatan kunjungan rumah. Kata kunci: Lansia, Pendamping, LKS LU, Wabah Corona.  
https://doi.org/10.33007/ska.v10i3.2188
PDF

References

Ainistikmalia,N.(2019). Determinan penduduk lanjut usia perempuan dengan status ekonomi rendah di Indonesia. Ejournal Unaiar. Diunduh dari https://ejournal.unair.ac.id/JIET/article/download/14033/8742.

Barak, Y. (2006). The Immune system and happiness. Autoimmunity Reviews, 5(8), 523-527. Doi:10.1016/j.autrev.2006.02.010

Christensen, K., Doblhammer, G., Rau, R. & Vaupel, J. W. (2009). “Ageing population: the challenges aheadâ€. National Institute of Health, 374 (9696) (Health), pp. 1196-1208.

Gatimu, S. M., Milimo, B. W. & San Sebasti, M. (2016). Prevalence and determinants of diabetes among older adults in Ghana. BMC Public Health, Volume 16, pp. 1174.

Koesmawardhani, N.W. (2020, Maret 17). Pemerintah Tetapkan Masa Darurat Bencana Corona hingga 29 Mei 2020. Detiknews. Diunduh dari https://news.detik.com/berita/d-4942327/pemerintahtetapkan-masa-darurat-bencana-corona-hingga-29-mei-2020

Lloyd-Sherlock & Ebrahim & Geffen & McKee (13 March 2020). Bearing the brunt of covid-19: older people in low and middle income countries. Diunduh pada tanggal 1 Juli 2020 dari website BMJ https://www.bmj.com/content/368/bmj.m1052

LRSLU Minaula Kendari, (2020). Petunjuk Teknis Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PROGRES LU) Tahun 2020.

Sutrisno, E. (5 May 2020), Cara Melindungi Lansia dari Virus Corona. Di undauh pada tanggal 30 juni 2020 dari website Indonesia.go.id https://indonesia.go.id/layanan/kesehatan/ekonomi/cara-melindungi-lansia-dari-virus-corona

Utami, D., W. (29 Mei 2020) Lansia dan Pemahaman Protokol Kesehatan di Masa COVID-19. Diunduh pada tanggal 30 Juni 2020 dari website Pusat Penelitian Kependudukan LIPI http://kependudukan.lipi.go.id/id/berita/53-mencatatcovid19/908-lansia-dan-pemahaman-protokol-kesehatan-di-masa-covid-19

UNFPA Global Technical Brief, (2020). Implications of COVID-19 for Older Persons: Responding to the Pandemic. Diunduh pada tanggal 1 Juli 2020dari UNFPA website https://www.unfpa.org/sites/default/files/resource-pdf/Older_Persons_and_COVID19_final.pdf

WHO. (2020, March 18). Mental health and psychosocial considerations during the COVID-19 outbreak. Retrieved from https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/mental-health-considerations.pdf.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2021 Syamsuddin Syamsuddin, Agung Setiyawan