Model Penguatan Modal Sosial Pembangunan Budaya dan Kearifan Lokal Suku Sakai kabupaten Bengkalis

Trio Saputra, Aguswan Aguswan, Syofian Syofian, Harapan Tua F.S
DOI: https://doi.org/10.33007/ska.v10i2.2063
Abstract views: 184 | views : 21

Abstract

Tujuan Peneitian ini adalah (1) Ingin memperoleh model penguataan modal sosial yang sesuai untuk  Suku  Sakai (2) mendskriptifkan  pengelompokan warga Sakai,(3) mendeskriptifkan Peran Pemerintah Daerah dalam pembangunan . Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  kualitatif dengan mengungkapkan fenomenologi , mengeksplorasi dan mendeskriptifkan kondisi warga Sakai saat ini.Informent penelitian yaitu Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Bengkalis, Camat Tualang Mandau, Camat Mandau , Camat Bathin Salopan Kepala Desa dan ketua Bathin (kepala suku) di tiga kawasan Sakai yaitu kawasan hutan Tanaman Industri, Kawasan sungai Rokan Mandau, dan kawasan adat bathin salopan. Kesimpulan dari Hasil penelitian ini adalah (1) Merumuskan Model penguatan modal sosial terintegrasi antar pelaku (pemerintah, swasta dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan untuk masyarakat Sakai. (2)  terinventarisasinya pengelompokan warga Sakai  pada area atau kawasan Hutan Tanaman Industri, kawsan tepian sungai rokan Mandau dan kawasan adat  desa kesumbu ampai  (3) Peranan Pemerintah Kabupaten dalam memperkuat pembangunan dan pemberdayan kepada Suku Sakai Kabupaten Bengkalis.

Full Text:

PDF

References

Abdullah, S. (2016). Potensi dan kekuatan modal sosial dalam suatu komunitas. SOCIUS: Jurnal Sosiologi, 12(1), 15-21.

Ancok, D. (2003). Modal sosial dan kualitas masyarakat. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 8(15), 4-14.

Asril, A., Jamarun, N., Hamzah, H., Halilintar, M., & Saputra, T. (2020). Tari Poang dan Tari Olang-olang Pertunjukan Ritual Masyarakat Sakai di Kabupaten Bengkalis, Riau. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(2), 154-163.

Asy’ari, H. (2009). Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai modal sosial pada PT NEWMONT (Doctoral dissertation, program Pascasarjana Universitas Diponegoro).

Abdullah, S. (2016). Potensi dan kekuatan modal sosial dalam suatu komunitas. SOCIUS: Jurnal Sosiologi, 12(1), 15-21.

Cahyono, B., & Adhiatma, A. (2020, February). Peran modal sosial dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat petani tembakau di Kabupaten Wonosobo. In Conference In Business, Accounting, And Management (CBAM) (Vol. 1, No. 1, pp. 131-144).

Cahyono, B. (2014). Peran modal sosial dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat petani tembakau di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 15(1), 1-16.

Hidayat, Z. (2011). Penyelesaian sengketa lahan (HPHTI) antara PT. Arara Abadi dengan suku Sakai di desa beringin kecamatan pinggir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Fakultas Hukum, 6(1)

Fathy, R. (2019). Modal Sosial: Konsep, Inklusivitas dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pemikiran Sosiologi , 6(1), 1-17.

Laura, N., Sari, R., Setiawan, I., & Herdiyanti, H. (2018). Peran Modal Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Potensi Alam Sebagai Strategi Bertahan Hidup di Dusung Limang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Society, 6(2), 74-82

Irmawan, I. (2018). Pemberdayaan Suku Kaili Da’a Di Kabupaten Sigi. Sosio Konsepsia, 7(2), 91-100.

Kurtubi, D, A (2017) Mengenal Suku-Suku Asli (Komunitas Adat terpencil) di Provinsi Riau. Artikel. Dinas Sosial Provinsi Riau.

Meilani, N. L., Wicaksono, B., Lilestina, S., & Subeqi, A. T. (2019). Strategi Penguatan Modal Sosial Dalam Pelaksanaan Program Kampung Kb Di Kabupaten Pelalawan Dan Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Jurnal Niara, 12(1), 9-18.

Mutiara, I. A., Nur, S., Ramlan, H., & Basra, M. H. (2020). Modal Sosial: Membangun Optimisme Sosial pada Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19. Prosiding Nasional Covid-19, 113-116.

Nasution, A., Rustiadi, E., Juanda, B., & Hadi, S. (2014). Dampak modal sosial terhadap kesejahteraan Rumah Tangga Perdesaan di Indonesia. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 30(2), 137-148.

Ningsih, D., & Jalil, A. (2017). Perubahan Sosial Budaya Suku Sakai Kampung Minas Barat Kecamatan Minas Kabupaten Siak (Doctoral dissertation, Riau University).

Pontoh, O. (2010). Identifikasi dan analisis modal sosial dalam rangka pemberdayaan masyarakat nelayan desa Gangga Dua Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 6(3), 125-133.

Putnam, R. D., Leonardi, R., & Nanetti, R. Y. (1994). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton university press.

Putnam, Robert (1993) “The Prosperous Community: Social Capital and Public Life," The American Prospect,13 (Spring 1993): 35-42

Rahman, A., Nurlela, N., & Rifal, R. (2020). Pengarusutamaan Modal Sosial Dalam Pembangunan Perdesaan. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 12(1), 1-23.

Slamet, Y. (2012). Modal Sosial dan Kemiskinan. Surakarta: UNS Press.

Syahra, R. (2003). Modal sosial: Konsep dan aplikasi. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 5(1), 1-22.

Syofian, S., Sujianto, S., & Handoko, T. (2020). Modal Sosial Kelembagaan Petani Karet di Kabupaten Kuantan Singingi. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 5(1), 52-59.

Setyowati, R. D., & Sakuntalawati, L. R. D. (2020) Hubungan Antara Peran Dan Modal Sosial Pemangku Kepentingan Dengan Pengelolaan Pariwisata Berbasis Komunitas Pada Agrowisata Argoayuningtani Di Dukuh Pasah Desa Senden Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Journal of Development and Social Change, 3(2), 62-73.

Susanto, D. (2010). Strategi peningkatan kapasitas modal sosial dan kualitas sumberdaya manusia pendamping pengembangan masyarakat. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 8(1).

Tan, A. N. (2020). Strategi Penguatan Modal Sosial dalam Pelaksanaan Program CSR− Serba Unsur Lele.

Tumanggor, R. (2017). Pemberdayaan kearifan lokal memacu kesetaraan komunitas adat terpencil. Sosio Konsepsia, 12(1), 1-17.

Wirutomo, Paulus. (2012). Sosiologi Untuk Jakarta: Menuju Pembangunan Sosial Budaya. Jakarta: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Jakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.