KINERJA PENYULUH SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT LOKAL DI BANJARMASIN

Sugiyanto Sugiyanto, Suradi Suradi
DOI: https://doi.org/10.33007/ska.v9i2.1862
Abstract views: 12 | views : 8

Abstract

Abstrak

Penyuluh sosial masyarakat memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat di tingkat lokal. Artikel ini membahas hasil penelitian tentang kinerja penyuluh sosial masyarakat dalam pengembangan masyarakat di Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung dengan pendekatan kualitatif. Data  dan informasi dihimpun dengan wawancara, dan Focus Group Discussion. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis secara kuantitaf didukung kualitatif. Sumber data penelitian adalah penyuluh sosial masyarakat, penanggung jawab kegiatan Dinas Sosial Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin, serta tokoh masyarakat. Temuan penelitian menunjkkan, bahwa  kinerja penyuluh sosial masuk kategori tinggi, sehingga dirasakan manfaatnya bagi pemerintah lokal dalam menyampaikan pesan pembangunan kepada masyarakat. Kemudian, manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,  bahwa penyuluh sosial masyarakat sebagai penyambung suara masyarakat untuk menyampaikan informasi tentang sumber-sumber layanan yang dapat diakses masyarakat. Penyuluh sosial masyarakat memiliki komitmen yang tinggi, dan mendapat dukungan pemerntah lokal dan warga masyarakat. Penyuluh sosial masyarakat menghadapi tantangan dalam melaksanakan perannya di masyarakat, seperti belum adanya regulasi yang menguatkan keberadaan penyuluh sosial masyarakat, jumlah penyuluh sosial masyarakat yang terbatas, tingkat kemampuan serta sarana dan prasarana yang masih terbatas. Berdasarkan temuan penelitian, drekomendasikan agar  pemerintah pusat maupun daerah membuat regulasi,  melakukan pembekalan dan atau peningkatan kapasitas, serta mendukung sarana dan prasarana bagi penyuluh sosial masyarakat.

Kata kunci :  Kinerja, Penyuluh Sosial Masyarakat, Relawan Sosial, Pengembangan Masyarakat.

Full Text:

PDF

References

Affandi,O, (2002), Tinjauan Antropologi Pelibatan Masyarakat Lokal Dalam Pembangunan Kehutanan, https://www.researchgate.net/publication/42320268_Tinjauan_Antropologi_Pelibatan_Masyarakat_Lokal_Dalam_Pembangunan_Kehutanan

Aminah.S & Prasety.I, (2018), Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Organisasi Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat, JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 5 (1), 2018,61-73/http://dx.doi.org/0.21831/ jppm.v5i1.17531.

Anwar.S, (2013), Agen Perubahan (Agent of Change), https://bppk. kemenkeu. go.id/ images/file/pusbc/artikel/2013 Agen Perubahan. pdf, diakses 23 Jan 2019.

Badan Pusat Statistik (2017). Kota Banjarmasin Dalam Angka. Banjarmasin: Badan Pusat Statistik.

Barlan,Z,A., (2018), Local Institutional Role Analysis Of Economic Condition Of Multiethnic Rural Community In Bonegunu District North Buton Regency), Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], Vol. 2 (2): 147-154, DOI: https://doi.org/10.29244/jskpm.2.2.147-154.

Barr.A, (2014) Community Development, Scottish Community Developmetn Centre and Community Developmetn Allience Scottland, https://static1. squarespace.com/ static/, diakses 20 Jan 2019.

Bhadari.H & Yasunobu.K, (2009), What is Social Capital? A Comprehensive Review of the Concept / Asian Journal of Social Science, Volume 37, Number 3, 2009, pp. 480-510.

Choe, Ch.S, (2005), Key Factors to Successful Community Development: The Korean Experience (Discusion Paper No 39), 2005, 11, https://core.ac.uk/download/ pdf/10843695.pdf/diakses 28 Septembr 2019.

Daymut.J.A, (2019), Community Helpers Help Us Learn!/ https://www. handyhandouts. com/viewHandout.aspx?hh, diakses 1 Oktober 2019.

Delic.Z, Saric.H & Osmanovic.N, (2017), Significant of Social Capital in Socio-Ekonomic Development of Bosnia and Herzegovina/ International Business Research; Vol. 10, No. 3; 2017.

Didik, R., (2019) Dalam Rangka Mewujudkan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. TribunLampung Kamis, 5 September 2019.

Habibullah, Irmayani, Mujiyadi,B, Suradi, Susantyo, Nainggolan, T, (2018). Efektivitas Kinerja Sumber Daya Manusia Penyelenggara Kesejahteraan Sosial di Daerah, Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial.

Flora.C & Arnold.N. (2012). Community Development, https//int.serach.myway. com/search/ diakses 25 Jan 2019.

Indarwati, (2014), Peranan Pekerja Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (Lansia) Di Unit Rehabilitasi Sosial Purbo Yuwono Brebes, Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Juliantara.K, (2014), Peran Pekerja Sosia Masyarakat dalam Membina Masalah Pekerja Seks Komersial di Tangerang Selatan, Sripsi, Program Studi Kesejahteraan Sosial, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Kholisah.A, (2013), Peran Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dalam Kegiatan Pra Bencana Untuk Kesehatan Mental Korban Bencana (Studi Kualitatif Pada Taruna Siaga Bencana (Tagana) Di Kabupaten Jember),URL: http://Repository.Unej.Ac.Id/Handle/ 123456789/ 2534, diakses tanggal 30 September 2019.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (Puslitbangkesos), (2018), Efektivitas Penyuluhan Sosial Masyarakat dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Jakarta.

Suhendi, A., (2013), The Role Of Local Community Leaders In Social Welfare Development, Informasi Vol. 18, No. 02, Tahun 2013.

Suradi, (2019), Karang Taruna, Agen Perubahan dan Pengembangan Masyarakat, Sosio Konspesia Vol 09 No 02, Mei-Agustus 2019.

Susantyo,B, Sugiyanto, Habibullah, Suradi, Irmayani, Nainggolan, T & Mujiyadi,B, (2018), Optimalisasi Peran dan Fungsi Pendamping Sosial: Jakarta, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial.

Suyanto, (2006), Profil WKSBM dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Sosial Masyarakat di Yogyakarta, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Vol 10 No 02, hal 59 – 72.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.