UPAYA TERPADU PEMERINTAH KABUPATEN PASAMAN MENANGGULANGI KEMISKINAN

Hari Harjanto Setiawan

Abstract


Kemiskinan di Kabupaten Pasaman, saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian. Belum optimalnya penanggulangan kemiskinan bersumber dari pemahaman dalam mengatasi masalah masih bersifat sektoral, belum terarah kepada sasaran dan belum berkelanjutan. Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) “SAIYO” sebagai upaya dalam menanggulangi kemiskinan. Supaya dapat menggambarkan upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pasaman dengan detail, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial penanggulangan kemiskinan. Informan yang  berkontribusi dalam memberikan data secara langsung: penerima manfaat, petugas SLRT dan stake holder yang terlibat dalam SLRT. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, focus group discussion (FGD) dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya terpadu Pemerintah Kabupaten Pasaman diselenggarakan melalui SLRT yang membantu untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan, serta menghubungkan dengan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan sesuai dengan kebutuhan. SLRT sebagai lini terdepan yang bergerak dibidang pelayanan sosial secara langsung, yaitu aksesbilitas layanan sosial, pelayanan sosial untuk rujukan, pelayanan sosial untuk advokasi, serta penyedia data dan informasi. Secara khusus kajian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang: situasi kemiskinan di Kabupaten Pasaman, program penanggulangan kemiskinan, upaya terpadu menanggulangi kemiskinan dan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu “SAIYO”.


Full Text:

PDF

References


Adi, I. R. (2012). Intervensi Komunitas dan Pengembangan Masyarakat : Sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Aneta, A. (2012). Implementasi Kebijakan Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) Di Kota Gorontalo. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 1(1), 54-65.

Badan Pusat Statistik (2019), Provinsi Sumatera Barat Dalam Angka, BPS Sumatera Barat, Tahun 2019.

Fatony, A. (2017). Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Participatory Poverty Assessment: Kasus Yogyakarta. Sosio Konsepsia, 16(2), 123-142.

Heri CS, (2020), Mencari Terobosan agar 115 Juta Rakyat Rentan Tak Kembali Miskin, Idola 92.6 FM Semarang, https://www.radioidola.com/2020/mencari-terobosan-agar-115-juta-rakyat-rentan-tak-kembali-miskin/

Hoelman dkk, Sustainable Development Goals (SDGs), Panduan Untuk Pemerintah Daerah (Kota dan Kabupaten) dan Pemangku Kepentingan Daerah, INDFID, Edisi Revisi tahun 2016

Kementerian Sosial RI (2018), Pedoman Umum Sistem Layanan dan rujukan Terpadu (SLRT) tahun 2018

Laluhang, S. M. (2015). Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan Di Desa Kendahe II Kecamatan Kendahe Kabupaten Sangihe. JURNAL EKSEKUTIF, 1(7).

Muhtar, M., & Huruswati, I. (2015). Pelayanan Satu Pintu Penanggulangan Kemiskinan Di Sragen. Sosio Konsepsia, 5(1), 277-291.

Murdiansyah, I. (2014). Evaluasi program pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat (studi kasus pada program gerdu-taskin di kabupaten Malang). WIGA-Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi, 4(1), 71-92.

Neuman, W. L. (2006). Social Research Methods Qualitatif and Quantitative Approaches (Sixth ed.). USA: PEARSON.

Padang Ekspres (2018) https://padek.co/koran/ padangekspres.co.id/cetak/berita/104662/Angka_Kemiskinan_di_Pasaman_7,6__

Pattinama, M. J. (2009). Pengentasan Kemiskinan dengan Kearifan Lokal (Studi Kasus Di Pulau Buru-Maluku dan Surade-Jawa Barat). Jurnal Makara Sosial Humaniora, 13(1), 1-12.

Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 tahun 2018 tentang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu

Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019

Prawoto, N. (2008). Memahami Kemiskinan dan Strategi Penanggulangannya. JESP: Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 9(1), 56-68.

Purwanto, A. B. (2016). Peran Lembaga Layanan Terpadu Dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan (Studi Kasus di Kota Payakumbuh). Sosio Konsepsia, 5(3), 205-216.

Putra, R. E. (2007). Analisis terhadap Program-program Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia. Jurnal Demokrasi, 6(1).

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pasaman tahun 2016-2021

Royat, S. (2007). Kebijakan Pemerintah Dalam Penanggulangan Kemiskinan. In Materi Assisten Deputi Menko Kesra Bidang Penanggulangan Kemiskinan pada Seminar Nasional: Meningkatkan Peran Sektor Pertanian Dalam Penanggulangan Kemiskinan, tanggal (Vol. 21).

Rubin, A., & Babbie, E. R. (2008). Research Methods for Social Work (Sixth ed.). USA: Thomson Brooks/cole.

Suharto, E, (2005), Membangun Masyarakat, Memberdayakan Masyarakat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial, Bandung: Rafika Aditama.

Suryawati, C. (2005). Memahami kemiskinan secara multidimensional. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 8(03).

Taufiq, A. (2010). Upaya Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Lokal (Belajar dari Pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak) (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Undang-Undang No. 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir

Utami, T. (2014). Pemberdayaan Komunitas Sektor Informal Pedagang Kaki Lima (Pkl), Suatual Ternatif Penanggulangan Kemiskinan. Jurnal Sosiologi DILEMA, 25(2).

Wempi, Y (2013). Kemiskinan Akibat Belenggu Budaya, KOMPASIANA https://www.kompasiana.com/wempi/5528b68af17e61357c8b459c/kemiskinan-akibat-belenggu-budaya?page=all

Yasa, M. (2008). Penanggulangan kemiskinan berbasis partisipasi masyarakat di Provinsi Bali. INPUT Jurnal Ekonomi dan Sosial, 1(2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times