PERLINDUNGAN SOSIAL BAGI ANAK MANUSIA PERAHU DI KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR

Hari Harjanto Setiawan

Abstract

Abstrak
Penelitian ini fokus pada permasalahan sosial Anak Manusia Perahu yang ada di Kabupaten Berau
Kalimantan Timur. Anak-anak tersebut berkembang dan hidup bersama orang tuanya di laut yang tidak
mengenal baca tulis serta kurang informasi. Komunitas ini mempunyai adat dan kebiasaan yang berbeda
dengan kebanyakan orang dan hidup secara turun temurun. Kondisi anak tersebut tidak terpenuhi hak
mereka sebagai seorang anak. Tulisan ini menggunakan perspektif Perlindungan sosial terhadap hak
anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas
Undang Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Tujuan penelitian ini adalah mencari
jawaban dari berbagai pertanyaan penelitian tentang perlindungan sosial terhadap anak manusia perahu.
Secara khusus tujuan penelitian ini adalah menggambarkan kondisi sosial, penanganan pemerintah dan
kebijakan perlindungan anak manusia perahu di Kabupaten Berau. Metode penelitian yang digunakan
adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini antara lain Wakil Bupati, Kepala Dinas Sosial, Kasubbid
Penanggulangan Bencana pada Dinas Sosial, keluarga manusia perahu (termasuk didalamnya anak-anak)
dan masyarakat sekitar. Pengumpulan dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi.
Informasi wakil bupati didapat pada waktu mengikuti rapat koordinasi dengan SKPD yang terlibat dalam
penyelesaian masalah. Sedangkan informan keluarga manusia perahu dilakukan dengan cara wawancara
yang diterjemahkan oleh petugas setempat. Penelitian ini menghasilkan suatu model Perlindungan Sosial
bagi Anak Manusia Perahu. Model tersebut dikembangkan dari hasil penelitian yang diawali dengan melihat
kondisi anak manusia perahu di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Kata Kunci : anak manusia perahu, komunitas adat, perlindungan anak

Refbacks

  • There are currently no refbacks.