Pemberdayaan Perempuan Berpendapatan Rendah melalui Strategi Keuangan Inklusif oleh Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) Cabang Cileungsi, Bogor, Jawa Barat

Junius Fernando Saragih, Isbandi Rukminto Adi

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pemberdayaan perempuan berpendapatan rendah oleh Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) Cabang Cileungsi melalui kebijakan keuangan inklusif. Masalah tingkat kemiskinan di Bogor Jawa Barat yang masih tergolong tinggi dapat diatasi dengan meningkatkan kontribusi perempuan dalam dunia usaha. Perempuan dikatakan memiliki kewajiban domestik mengurusi rumah tangga berdampak pada tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan yang lebih rendah dari laki-laki. Oleh karena itu mempermudah akses keuangan terhadap perempuan berpendapatan rendah adalah salah satu solusi disamping perlunya menerapkan pemberdayaan non keuangan bagi mereka. Penelitian ini bertujuan menguraikan dan menganalisis pemberdayaan yang dilakukan KOMIDA melalui keuangan inklusif, serta menjelaskan dan menganalisis bagaimana pemanfaatan pembiayaan oleh anggotanya serta dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perempuan berpendapatan rendah mampu memanfaatkan pembiayaan untuk memulai dan mengembangkan usahanya sehingga berhasil meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Pemberdayaan berhasil melatih anggota dalam pengelolaan keuangan dan mempersiapkan masa depan dengan menabung. Namun pemberdayaan nonkeuangan belum efektif karena besarnya beban kerja yang diberikan kepada petugas lapangan. Oleh karena itu perlu memperhatikan pengurangan beban kerja petugas lapangan dan menjadikan pelayanan nonkeuangan sebagai kegiatan khusus di luar tanggung jawab petugas lapangan.

Keywords

pemberdayaan; keuangan inklusif; akses keuangan; kesejahteraan

Full Text:

PDF

References

Bank Indonesia. (2014). Booklet Keuangan Inklusif, Jakarta: Departemen Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM Bank Indonesia.

BPS (2019) https://www.bps.go.id/subject/23/kemiskinan-dan-ketimpangan.html

Bullock, Heather E. (2013). Woman and Poverty : Psychology, Public Policy, and Social Justice. UK : Wiley Blackwell.

Habibullah. (2019). Inklusi Keuangan dan Penurunan Kemiskinan: Studi Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai. Sosio Informa. Vol.5 (1). p.38-50.

Koperasi Mitra Dhuafa, (2017). Annual Report KSP Mitra Dhuafa : Microfinance for Poor Woman. Jakarta : Komida Pusat.

Moleong, Lexy. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Neuman, W.Laurence. (2016). Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: PT Indeks.

Rahmah, Nur; Jusoff, Kamaruzaman; Heliawaty; Meisanti; Monim, Yosep; Batoa, Hartina; Busaeri, St. Rahbiah, Surni; Ekasari, Kartika; Andi, Kasirang & Nalefo, La. (2013). The Role of Women in Public Sector and Family Welfare.World Applied Science Journal. Vol.26. Desember 2013. IDOSI Publications.

Sarma, M. (2012). Index of Financial Inclusion - A Measure of Financial sector inclusiveness. Money, Trade, Finance, and Development Competence Center in cooperation with DAAD Partnership and Hochschule für Technik und Wirschaft Berlin University of Applied Sciences. Working Paper No.07/2012. Berlin.

Sulistyani, Ambar Teguh. (2004). Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suharto, Edi. (2009). Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat. Bandung: PT Refika Aditama.

Syahruddin, (1986). Partisipasi Angkatan Kerja Wanita Kawin di Indonesia dalam Kebijakan Kependudukan dan Ketenagakerjaan di Indonesia. Kartomo Wirosuhardjo, dkk (Editor). Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Website Resmi Pemerintah Kecamatan Cileungsi. (2015). http://kecamatancileungsi.bogorkab.go.id

Zastrow, Charles (2010). Introduction to Social Work and Social Welfare: Empowering People (Tenth Edition). Belmont USA: Brooks/Cole.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.